Kamu
Layaknya bunga elok yang layu
dengan kenanganmu
bahwa semasa segar engkau angkuh.
Bangga dengan senyummu
di antara banyak kumbang madu
datang dan berlalu
untuk meneguk sarimu.

Tetapi engkau satu yang indah
dan masih akan indah.
Wahai kau indah,
jadilah belahan hatiku.

Balikpapan, 19 Mei 2006