Sembari duduk sendiri di beranda
kudongakkan kepalaku menatap kosong.
Kutarik nafas dalam-dalam ke dada
lalu kuhembuskan sampai lapang.
Kuputuskan saat itu juga
aku berhenti berharap, mengejar dan bersaing.
Kurelakan dirimu untuknya.

 
Balikpapan, 30 Mei 2006