Sebenarnya teknologi itu haruslah sederhana tapi efektif dan efisien. Nenek moyang kita dari kampung sudah merintis teknologi yang begitu, tapi sayang kalah oleh western technology.

Tidak perlu pakai rekayasa material, sistem mekanis yang rumit, kabel-kabel bejibun. Satu orang bisa lakukan pekerjaan yang dengan teknologi modern membutuhkan banyak orang dan pengoperasian banyak mesin.

Percayalah bahwa revolusi industri dari Inggris sudah berhasil meng-kuno-kan, men-tabu-kan, lalu perlahan-lahan membunuh teknologi nenek moyang kita bangsa Indonesia. Bahkan berhasil menyetel fikiran kita bahwa modern itu adalah mesin-mesin canggih dan atau dengan perangkat elektronik super.

Pernah kah terbayang bahwa kita tidak perlu televisi atau internet untuk bisa tahu what is happening?

Bagaimana kalau tugas crane 200 ton bisa dilakukan seorang nenek renta hanya dengan ayunan jari di udara dengan sedikit spelling mantra?

Magic!

Dunia akan berbeda seandainya yang happening waktu itu adalah “revolusi sihir”.

Hahaha….

Balikpapan, 01 Juni 2015